11.10.08

Jenis-Jenis Jomblo

Ditulis dalam renungan tagged , , pada 12:06 am oleh selalulibra

Berikut ini jenis-jenis jomblo:

*
Jomblo Sejati

Jomblo yang satu ini murni belum pernah pacaran, belum mengerti tentang cinta, fokus pikirannya hanya belajar dan belum pernah naksir siapa siapa.

Ciri-cirinya: Kacamata tebal, penampilan tidak terjaga, fashion berantakan dan sering keliatan korek upil di depan umum. Baca entri selengkapnya »

11.03.08

Istri Sepupu

Ditulis dalam sedarah pada 1:54 am oleh selalulibra

Pesta pernikahan kakak sepupuku, Mas Bud, dapat dikatakan sangat meriah dan sangat mewah. Dia memang sangat beruntung, perawakannya yang over size dengan perut yang mirip gentong itu tidak menghalanginya untuk menikahi Mbak Nin, seorang wanita yang sangat cantik dengan body yang sangat aduhai. Aku pun heran, kenapa wanita secantik Mbak Nin yang memiliki tubuh langsing dengan tinggi 170 cm itu mau menikahi Mas Bud. Apa mungkin karena kekayaan Mas Bud? Tapi masa bodohlah, yang pasti mataku selalu tidak bisa lepas dari Mbak Nin, dan otakku pun sibuk memikirkan sesuatu yang sangat nakal. Baca entri selengkapnya »

Ibu Mertua

Ditulis dalam Mama pada 12:59 am oleh selalulibra

Namaku Heri, umurku sekarang ini 26 tahun. Ini adalah pengalamanku yang benar-benar nyata dengan Ibu mertuaku. Umurnya belum terlalu tua baru sekitar 45th. Dulunya baru umur 18 tahun dia sudah kimpoi. Ibu mertuaku bentuk tubuhnya biasa-biasa saja malah boleh dikatakan langsing dan singset seperti perawan. Tak heran sebab hingga kini ia masih mengkonsumsi jamu untuk supaya selalu awet muda dan langsing. Baca entri selengkapnya »

Anak Dan Ibu

Ditulis dalam sedarah pada 12:34 am oleh selalulibra

Kejadian diawali ketika Pak Widyo tugas meninjau ladang minyak baru di lepas pantai. Di rumah cuma ditunggui oleh Bu Ambar, Rudi dan seorang pembantu setengah baya Mbok Inah namanya. Seperti biasa, pada malam hari Rudi sedang belajar untuk menghadapi Ebtanas minggu depan. Ia tengah sibuk berkutat dengan soal-soal latihan ketika ibunya datang membawa makanan kecil untuknya sambil menenteng majalah.”Rud, ini ada oleh-oleh dari Bogor tadi siang untuk menemani kamu belajar,” kata ibunya sambil meletakkannya di atas meja belajar Rudi.”Kapan Ibu datang, kok suara mobilnya tidak kedengaran,” tanya Rudi sambil tetap memelototi soal-soal sulit di depannya.”Baru saja Rud, ini ibu sudah pakai baju mandi mau mandi,” jawab ibunya. Baca entri selengkapnya »

11.02.08

Rumput Hijau Milik Tetangga

Ditulis dalam Tetangga pada 11:30 pm oleh selalulibra

Manusia memang ditakdirkan untuk tidak pernah puas terhadap apa yang dicapainya. Mulai dari pendidikan, kekayaan, jabatan sampai dengan keluarga. Hal ini bisa berdampak pisitif dalam memotivasi diri untuk berprestasi, namun juga dapat menjadi faktor yang bisa menyebabkan manusia menjadi depresi, apalagi jika membandingkan dirinya dengan orang lain yang lebih sukses, baik itu keluarga, teman maupun.. tetangga anda sendiri. Baca entri selengkapnya »

Halaman berikutnya